INFO BISNIS lengkap..KLIK DI BAWAH INI

Sebuah permintaan serius untuk sesuatu yang menghasilkan



Sudah lama saya punya ide untuk membuat layanan kursus blog, dan alhmadulillah sudah saya wujudkan dengan membuat postingan "Kursus Bikin Blog Gratis" di blog saya yg ini . Memang era gratis sudah berlalu, dan era kualitas sedang dimulai. Saya nyatakan bahwa -seperti kata iklan- uang tidak pernah bohong, karena kualitas yang baik adalah bahasa lain dari cost yang beralasan. Harga adil haruslah dibuat tidak hanya untuk konsumen, tapi juga produsen.

Konsumen pertama saya adalah seorang DOSEN


Dari perkenalan yang saya yakin, unsur rendah hati, jaim, hati-hati, terungkaplah bahwa calon konsumen saya itu berprofesi sebagai dosen bahasa asing. S2 di Jepang. Saya sendiri lebih tertarik dengan fakta yg cocok dengan pendapat saya tentang kelebihan dan kekurangan manusia. Tapi its ok lah...saya juga masih banyak belajar, so ...kalo ada kesempatan belajar ke orang lain, itu sangat lebih baik bagi saya. Gak dong...yo wis rasah dipikirke...


KEnapa Gratis jadi Bayar


Ini pengalaman saya pribadi, baik saya sebagai pembeli atau penjual layanan. Kalo gratis... dampak negatifnya:
1. Gak serius...ini momok paling menakutkan bagi orang yg suka efektifitas.
2. Cost kalo dihitung secara ekonomis (total cost= financial cost+ non financial cost) justru lebih besar. Ini lah yang sering bikin orang salah tentang ilmu ekonomi, dikiranya biaya ekonomi=biaya finansial, padahal secara konsep biaya ekonomi termasuk juga biaya waktu, tenaga, pikiran, kompetensi, dll. Yang semuanya itu berusaha/dicoba untuk dilihat nilai finansialnya, baru di tambah biaya finansial.
3. Materi layanan, biasanya yaa gak jelas standarnya...gak terencana sebaik perencanaan yang non free.
4. Kualitas layanan,jelas dibawah kualitas yang serius (berbiaya) karena pengorbanan menuntut kualitas. Kalo jelek, konsumen bisa seenaknya cari pengajar lain.
5. Cara mengajar yang gratis...kadang atau malah sering gak bersahabat terhadap usaha pencapaian hasil yang optimal.
6. Kualitas layanan lagi, source untuk produk yang berkualitas pasti berkualitas juga. Kalo ilmu si pengajar terbatas, fasilitas terbatas, cara mengajar tidak menyenangkan, yaa hasilnya juga tidak seperti harapan kedua belah pihak.

Mungkin subyektif, tapi saya bicara dengan melihat pengalaman pribadi dan pengalaman orang lain, hatta seorang ustadz yg mengajar ilmu syar'i yg tujuan utamanya bukan fee, juga terpengaruh dampak negatif dari gak ada kompensasi duniawinya dari aksi belajar mengajarnya. Kok bisa...ya jelas bisa...wong ustadz juga manusia, dia perlu uang untuk kasih makan anak2 dan istri2nya.. kalo dia ngajarin muiridnya gratis...dia harus punya income yang datang tanpa harus dikerjakan.

Ketika mengundang dosen untuk mengisi acara pelatihan penelitian, yang saya yakin non charge, karena utk mahasiswanya sendiri...justru mahasiswanya yang gak serius mengikuti.

wallahua'lam.

Mau Tau Berita Yang lebih HOt, Gambar dan Video Yg Lebih SIP...kami sediakan di bawah ini.

gudangunik

Mixx: Fun